IKATEMI

KONSEP PENGELOLAAN PERALATAN ELEKTROMEDIK

Oleh Agus Susilo Wibowo, ST

Perencanaan Periode Waktu Pemeliharaan dan Kalibrasi Alat Elektromedis, dan Menentukan prioritas pemeliharaan alat elektromedis    

  1. Periode Waktu Pemeliharaan Alat Elektromedik

Pada bagian ini kita menentukan periode waktu pemeliharan minimal alat elektromedik. Jadwal pemeliharaan alat disusun berdasarkan perhitungan nilai Pemeliharaan alat/ Equipment Management (EM).

1). Model Fennigkoh dan Smith (1989)

               Untuk merencanakan jadwal pemeliharaan suatu alat elektromedik dapat dilakukan dengan identifikasi pada tiga kriteria, untuk menentukan nilai Equipment Management suatu peralatan elektromedik, yaitu :

  1. Fungsi peralatan (equipment function)
  2. Risiko fisik (physical risk associated with clinical application)
  3. Kebutuhan pemeliharaan (maintenance requirements)

Sistem nilai Equipment Management alat elektromedik dapat dinyatakan dalam persamaan sebagai berikut :

Identifikasi FUNGSI ALAT terhadap nilai,

Fungsi peralatan elektromedik dibagi atas katagori sebagai alat terapi, diagnostik, analitis dan fungsi lain-lain.

Sumber : Bronzino, 1992, Management of Medical Technology, A Primer for clinical Engineers, Butter Worth Heinemann

Identifikasi RISIKO FISIK fisik terhadap nilai,

Sumber : Bronzino, 1992, Management of Medical Technology, A Primer for clinical Engineers, Butter Worth Heinemann

Identifikasi KEBUTUHAN PEMELIHARAAN terhadap nilai,

Sumber : Bronzino, 1992, Management of Medical Technology, A Primer for clinical Engineers, Butter Worth Heinemann

SIMPULAN :

  1. Setelah mendapatkan beberapa nilai seperti di atas, dihitung untuk mengetahui tingkat pemeliharaan peralatan dengan menjumlahkan nilai tersebut menggunakan rumus :

Kesimpulan :

  1. Berdasarkan identifikasi Alat Elektromedik terhadap ketiga kriteria diatas diperoleh data sebagai berikut :

2) Model WHO (2011)

Medical Equipment Maintenance Programme Overview, criteria for medical equipment inventory inclusion :

seperti model Fennigkoh dan Smith ditambahkan “Riwayat insiden alat”. Persyaratan riwayat insiden peralatan kesehatan mempunyai nilai +2 sd -2

Equipment Management Assesment Score dihitung,

Contoh Perhitungan Equipment Manajemen (EM) dengan factor Insiden

B. Periode Waktu Pengujian/ Kalibrasi Alat Elektromedik

    Kriteria periode pengujian alat menurut Flux Biomedical,

Clinical Function Weight Score
No Patient Contact 1
Device may make contact with patient but function is non-critical 2
Device is used for patient diagnosis or direct monitoring 3
Device is used to deliver direct treatment to the patient 4
Device is used for a life support 5
Physical Risk Weight Score
Device poses no appreciable  risk due to failure 1
Device failure will result in low risk 2
Device failure will result in appropriate theraphy, misdiagnosis,  or loss of monitoring 3
Device failure could result in severe injuri to, or death of, patient or user 4
Problem Avoidance Probability Weight Score
Maintenance or inspection would not impact reliability of the device 1 1
Common device failure mode are unpredictable or not very predictable 2 2
While common device failure mode are not very predictable, device history indicates that TSP testing frequently detects problems 3
Common device failure is predictable and can be avoided by preventive maintenance 4
Specific regulatory  of manufactures requirements dictate preventive maintenance  or testing 5
Incident Hystory Weight Score
No significant history 1
A significant history  of incidents exists 2
Manufacturers regulatory requiremens for specific schedule Weight Score
No requirements 1
There are requirements for testing independent of a numerical rating system 2

 

Total Score = Fungsi + Risiko + Problem + Insiden + Schedule

Rekomendasi periode waktu pengujian/ kalibrasi alat elektromedik.

NILAI RISIKO TOTAL SCORE
Lebih dari atau sama dengan 13 Setiap 6 bulan sekali
Antara 9 – 12 Setiap 12 bulan sekali
Kurang dari 9 Setiap 2 tahun sekali

Sehingga untuk nilai risiko lebih dari atau sama dengan 13, selain dilakukan  kalibrasi legal juga harus dilakukan pengujian antara.

    Perhitungan kebutuhan periode waktu pengujian/ kalibrasi,

No Nama Alat Fungsi Risiko Problem insiden Schedule Total Calibration

time

1 Ventilator 5 4 4 2 2 17 6 bulan
2 Baby Incubator 4 4 2 1 1 12 12 bulan
3 Electrosurgery 4 4 2 2 1 13 6 bulan

1. Menentukan prioritas pemeliharaan alat elektromedik

Seringkali kita terbentur oleh adanya banyak kerusakan alat elektromedik, dengan keterbatasan anggaran, kita harus menentukan peralatan mana yang harus diprioritaskan untuk dilakukan pemeliharaan.

Menurut Neven Saleh, Amr A. Sharawi, Manal Abd Elwahed, Alberto Petty, Daniele Puppato, dan Gabriella Balestra dalam IEEE journal of biomedical and health informatics vol. 19 No. 3 May 2015,

Konsep awal adalah dengan menggunakan indek prioritas pemeliharaan dari beberapa parameter ukur :

NO PARAMETER simbol DESKRIPSI THRESHOLD SCORE
1 Equipment Function FN Fungsi alat Lifesupport 5
Therapeutic 4
Diagnostic/monitoring 3
Analytical 2
Miscellaneous 1
2 Physical Risk FR Resiko fisik Death 5
Injury 4
Misdiagnosis 3
Equipment damage 2
No risk 1
3 Maintenance Requirement MR Kebutuhan pemeliharaan Extensive 5
Above average 4
Average 3
Below average 2
Minimal 1

Penjelasan nomor 1 sd 3, sebagaimana diatas

NO PARAMETER Simbol DESKRIPSI THRESHOLD SCORE
4 Utilization level (penggunaan alat) UL Operasional hari/minggu >4 hari 3
3 – 4 hari 2
< 3 hari 1
5 Area criticality AC Asesmen area kritis pasien Intensive care unit 4
Diagnostic area 3
Low intensity area 2
Non clinical area 1
6 Device criticality DC Level kepentingan alat di pelayanan Critical 3
Important 2
Necesary 1
7 Failure rate FR Jumlah kegagalan alat pertahun pada level kritis ≥ 2 critical

≥ 4 important

≥ 5 necessary

3
1 critical

2-3 important

3-4 necessary

2
0 critical

≤ 1 important

≤ 2 necessary

1
8 Useful life Ratio LR Ratio umur dengan lifetime alat Ratio > 80% 3
50%<Ratio≤80% 2
Ratio ≤ 50% 1
9 Device complexity DM Tingkat kerumitan teknis dari type alat Score 6-8 3
Score 3-5 2
Score 0-2 1
10 Missed maintenance MM Jumlah miss maintenance pertahun ≥ 2 3
1 2
0 1
11 Donwtime Ratio DR Ratio durasi downtime dengan jumlah hari setahun Ratio ≥ 20% 3
10%≤Ratio<20% 2
Ratio < 10% 1

Priority Score (PS) adalah nilai tingkat prioritas pemeliharaan,

Dengan nilai priority score kita peroleh grup/ kelompok prioritas index pemeliharaan,

  KELOMPOK PRIORITAS PERSENTASE LEVEL
Kelompok 1 Very high priority PS ≥ 80% Prioritas 1 – Cito
Kelompok 2 High priority 70% ≤PS<80% Prioritas 2 – Urgent
Kelompok 3 Medium priority 60% ≤PS<70% Prioritas 3 – Reguler
Kelompok 4 Low priority 50% ≤PS<60% Prioritas 4
Kelompok 5 Minimal priority PS < 50% Prioritas 5

Contoh perhitungan prioritas pemeliharaan,

Equipment FN FR MR UL AC DC FR LR CM MM DR PS PS%
Ventilator 5 5 5 2 5 3 2 3 3 3 1 377 93
C-arm 3 3 4 2 5 3 3 3 3 2 2 316 78
Patient monitor 3 3 3 3 3 2 3 3 2 1 1 269 66
Centrifuge 2 3 3 3 2 2 1 3 1 1 1 228 56
Timbangan 1 1 1 1 3 1 1 2 1 2 1 121 30

Nilai score PS%, merupakan urutan prioritas pemeliharaan.ss

 

 

 

Salam Ikatemi.

2 thoughts on “KONSEP PENGELOLAAN PERALATAN ELEKTROMEDIK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *